Hanya Dera Yang Tahu

Ini bermula dari pertemuan wanita kecil dengan sosok pujaannya sekarang, indah juga begitu berarti. Tinggal di sebuah kelas kecil berisikan beberapa orang siswa yang ingin mendapatkan sejumlah ilmu baru.
Sebut saja dia adalah Dera. Perempuan kecil yang tidak mengerti arti cinta yang sebenarnya, tapi memaksakan diri menyebut dirinya jatuh cinta pada sesosok pria berkulit coklat bernama Nandi.
Menjalin pertemanan yang begitu dekat, setidaknya sangat dekat dalam SMS juga telpon. Yang sebenarnya tidak begitu dekat ketika bertemu. Hingga suatu ketika di hari sabtu malam, Dera mendapatkan sebuah kejutan manis dari sang pujangga, Nandi. Nandi mengungkapkan apa yang ia rasakan sekian lama, setelah tiga bulan menjalin sebuah pertemanan dengan Dera.
Hubungan tersebut berlanjut dan terus belanjut. Mereka menemukan banyak hal-hal baru dari hubungan tersebut. Sebuah arti pengorbanan juga kebersamaan yang sulit terjadi. Rindu yang kadang menyiksa juga mereka rasakan di tahun pertama.
Memasuki tahun kedua, banyak masalah datang menghampiri hubungan mereka. Mereka hanya manusia kecil yang masih belum paham arti pengorbanan dan keseriusan yang sebenarnya. Tapi mereka mencoba dan terus mencoba, hingga mereka sedikit demi sedikit mengerti bahwa mereka sedang mencari jati diri mereka.
Tahun kedua ini, mereka memulai dengan doa, berharap mereka bisa sampai di tahun ketiga. Terus bedoa dan berusaha menyatukan apa yang mereka rasakan. Tapi Tuhan tidak pernah salah, semakin besar sebuah cinta maka semakin besar pula rintangan yang akan datang menghadang.
Mulai dari masalah sepela, kecemburuan yang berlanjut, putus nyambung, orang ketiga juga teman dan keluarga telah mereka hadapi di tahun kedua. Terus berusaha berkorban dan bertahan meski mereka tidak tahan.
Entah apa yang terjadi, Dera terlalu kesal dengan semua yang Nandi lakukan. Nandi yang hanya memikirkan dirinya sendiri, Nandi yang cuek, Nandi yang lebih senang dengan teman-temannya, Nandi yang sibuk dengan oranglain, dan Nandi yang ingin fokus belajar demi masa depannya.
Dera memang terluka dengan perubahan sikap Nandi, tapi juga sangat tidak menyangka dengan apa yang terjadi setelahnya. Ada seseorang yang mengatakan tentang Nandi dan kedekatannya, hubungannya, niatnya menjalin hubungan dan lain sebagainya.
Dera terus menahan dan mencoba mengerti juga memaafkan dengan apa yang telah ia ketahui. Tapi ternyata Nandi terus menjadi dengan sikapnya. Ia sedikit demi sedikit menjauhi Dera, seakan-akan Dera hanya pengganggu untuknya.
Dera tidak pernah mendendam dengan apa yang Nandi lakukan. Dera masih ingin memperjuangkan apa yang ia rasakan. Ia masih memberikan apa yang Nandi butuhkan, masih membantunya, mandoakannya, memberinya banyak perhatian lebih, meski Nandi terus bersikap dingin dengan apa yang Dera perjuangkan.
Dengan doa dan harapan Dera mencoba menemui Nandi, berharap Nandi akan kembali baik padanya. Hari itu harapan Dera terkabul, Nandi menjadi baik seperti biasa mereka bertemu. Tapi keesokan harinya Dera amat sangat terkejut dengan apa yang Nandi katakan, bahwa mereka tidak pernah kembali, mereka masih seperti hari-hari kemarinnya, Nandi yang masih ingin fokus belajar.
Hari itu hanya setan-setan yang memaksa Dera untuk marah, mendendam juga menangis. Hingga akhirnya dengan sangat terluka, Dera pergi dari hidup Nandi.
Bukan akhir dari kepergian tersebut yang membuat mereka baik juga mencoba memperbaiki. Tapi Nandi masih dengan egonya, rasanya pada oranglain, cintanya yang sudah terhapus, dan bencinya pada Dera. Nandi sangat puas dengan keputusan itu, tersenyum dengan bangga bahwa dia telah jauh dari orang yang ia benci.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s