Lelah

Aku lelah.
Mengamati setiap langkahmu aku lelah.
Merasakan cinta yang terus mendera jantung hatiku, aku lelah. Merasakan kehadiranmu di setiap mimpiku, aku lelah. Aku sungguh lelah. Lelah mencintaimu.

Mimpiku hancur karena terhalang bayangmu.
Bayangmu yang selalu hadir di langkah dan helaan nafasku. Bayangmu yang selalu mengganggu degupan jantungku. Bayangmu yang terus mengejar hari-hariku.

Merindukanmu menghancurkan kebahagiaanku.
Bahagia yang telah aku kemas agar kembali tersenyum setelah kepergianmu. Bahagiaku yang aku susun agar kembali tersenyum dengan teman-temanku.


Aku sungguh lelah.
Menantimu. Mengamatimu. Memimpikanmu. Merindukanmu. Sungguh aku lelah. Aku telah kehilangan berjuta rasaku karena menunggumu.

Aku lelah.
Aku teramat lelah.
Lelah menyadari bahwa cinta tak lagi tersimpan untukku. Lelah mengerti bahwa kau tak akan lagi ada di sampingku. Lelah menghapus semua kenangan indah bersamamu.

Sungguh aku lelah.
Sungguh teramat lelah.
Bantu aku melupakanmu.

Iklan

2 thoughts on “Lelah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s