Campuran Puisi

Aku kembali terinjak
Kembali teriris tajamnya pisau kehidupan
Kembali menangis karena menahan sakitnya tertancap pedang kedustaan

Rasa yang pernah aku jaga rapat-rapat kini sirna
Rasa yang pernah aku simpan rapi kini hancur
Karena terdustai cinta

Aku hidup seperti angin
Pergi berjalan tak tentu arah juga tujuan
Aku hidup seperti air
Terus mengalir tanpa tahu kemana akan terhenti

Begitupun rasaku
Aku terus bertahan juga berusaha mempertahankan apa yang aku rasakan
Tapi semua hanya sia-sia

Dan aku pikir untuk hal ini aku hidup

Hanya mimpi buruk yang aku rasakan ketika aku mengingatnya
Hanya rasa sakit yang terjadi ketika aku merasakan kehadirannya
Tuhan bantu aku
Lekas bantu diriku

Selamatkan hatiku dari rasa yang mendera hati ini
Selamatkan diriku untuk membuat semua ini indah
Selamatkan aku untuk tidak lagi mengingatnya dan bisa menyimpannya dengan rapat
Tanpa akan terbuka kembali

Aku memujamu disetiap waktunya
Yang terkadang hilang ditelan malam

Aku ingin memilikimu
Kamu setiaku
Kamu segalaku
Dan aku mengharapkanmu

Aku ingin memelukmu
Aku ingin mendekap seluruh ragamu
Ingin merasakan kehangatan berada di sampingmu

Tapi aku bodoh
Aku terlalu bodoh untuk mengharapkanmu
Dan aku tahu
Semua hanya menjadi bayang semu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s