Maaf?

Apa semudah itu kamu ucapkan maaf?
Setelah apa yang telah kamu lakukan dan hampir membuatku mati karena kesakitan.

Apa iya semudah itu kamu katakan maaf padaku?
Setelah mengkhianati apa yang kamu sendiri katakan, setelah kamu membohongi apa yang kamu janji padaku.

Maaf?
Aku bukan tempat persinggahanmu. Yang ada ketika kamu bosan dengannya. Yang mau kamu maafkan sepuas hatimu. Yang senang kamu bohongi juga khianati.

Maaf?
Apa belum puas kamu memberi peluh dalam hidupku?
Apa belum puas kamu beri kesakitan pada setiap hariku?

Tidak !
Tidak ada lagi yang bisa aku berikan. CUkup aku lelah memberimu kesempatan. Cukup aku lemah memberikan kepercayaan padamu.

Tidak !
Tidak ingin lagi aku mengingatmu. Tidak pula aku ingin mengenal kehidupanmu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s