Qais yang Gila

Cinta adalah cinta… begitulah adanya cinta di sepanjang masa.
Dia merupakan getaran yang menyentuh hati,
panggilan mendesak tubuh dan api yang membara dalam dada setiap kali melihat sang kekasih atau mendengar namanya disebut.

Bulan ini aku belum menemuinya. Tak melihat senyumnya. Tak juga mendengar suara riangnya. Aku merindukannya. Laila.
Teman kanak-kanakku yang sampai saat ini setia bermain bersamaku.
Laila.
Kini aku merasakan sebuah getaran. Rasa yang menggebu merasuk ke dasar raga. Cinta.

Kubuka hatiku. Aku yakin dengan perasaanku.
Padamu sang pujangga rasa.
Meski aku salah memberi gundah dalam hidupmu. Karena kau putri pamanku.

Islam datang dengan penuh keagungannya. Memberi batasan antara kita berdua. Kau menjauh dan aku menunggu.
Islam datang dengan penuh keindahan. Memberi langkah dan rangkulan penuh harap untuk hidup jauh dari kejahiliahan. Tapi kau semakin menghilang.

Kupinta dirimu penuh harap. Kupinta dirimu penuh cinta tanpa ragu. Tapi paman memberi duri. Tapi paman memberi sendu.
Ia nikahkan engkau dengan pemuda suku Tsaqif.

Aku tak tahu dan aku hampir gila karena tak mengerti. Aku hasilkan berjuta syair tentang rasa cinta pada Laila. Aku hasilkan berjuta syair penuh rindu untuk Laila. Tapi aku hanya disebut gila.
Aku hampir mati karena rasa.

Aku simpulkan satu dari kemungkinan dalam hatiku.

Sang paman tidak mengerti arti cinta sama sekali; detak jantungnya tidak cepat, tenggorokannya tidak mengering dan kata-kata tidak hilang dari akalnya ketika melihat sang kekasih.

Terinspirasi dari salah satu cerita pendek “Qais yang Gila” dalam buku berjudul “Kisah-kisah Cinta di Awal Islam” karya Iqbal Barakat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s