Terakhir

Ini kata-kataku yang terakhir jika kamu mau memberi celah.

Sebelum aku benar-benar mati,
Sebelum aku benar-benar menghembuskan nafasku yang terakhir,
Izinkan aku menghentikan air mata dalam hatiku,
Mengehntikan segala kesalahan yang aku perbuat secara sengaja ataupun tidak.

MAAF
Izinkan aku mendapatkan maaf agar aku bisa tenang menghadapi segala kehidupan ini,
Izinkan aku merasakan kebahagiaan dunia dengan baik untuk mendapatkan kebahagiaan akhirat yang mungkin sudah diambang mata.

Aku pernah salah dan aku pernah menyakiti,
Tapi aku selalu berdoa agar semua takkan pernah berlanjut menjadi semakin parah.

Aku pernah membuatmu menangis atau kecewa,
Tapi izinkan aku melepaskan kepenatan ini.

Jika seandainya kamu ingin marah dan benar-benar marah. Marahlah. Tapi hanya padaku.
Jika seandainya kamu tidak mau memaafkan. Silahkan. Tapi maafkanlah yang lain.

Cukup aku. Cukup ini dosaku. Bukan orang lain. Bukan juga semua orang.

Iklan

One thought on “Terakhir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s