‘Sayang’ku

Seseorang mendorongku kembali menulis berjuta rangkai kata tentang segala hal yang aku rasakan. Mengajakku kembali berbagi cerita tentang hidup yang terkadang sungguh sangat membingungkan. Merangkulku mengungkapkan segala yang aku pikirkan dalam tulisan. Dalam sebait puisi atau bahkan hanya sebatas kata yang kemudian sedikit aku rangkaikan.

Seseorang mendorongku bangkit dari kepedihan karena teman. Menggenggamku dan mengajarkan arti hidup setelah kesusahan. Menemaniku dengan penuh ketabahan. Dan kini ia membiusku dengan kesungguhan.

Malaikat itu aku sebut ‘sayang’. Tidaklah sebuah kata yang begitu indah namun aku tahu aku menyayanginya. ‘Sayang’ itu kini lebih aku sayang, bukan karena jasanya yang membuatku bangkit kembali. Tapi karena ia juga memberikan sebuah rasa yang menyejukan tentang arti sayang.

Kuawali segalanya dengan berucap doa. Semoga aku tetap mampu selalu bangkit dari masa laluku yang tak pantas aku ulangi. Sia-sia sudah usaha ‘sayang’ku jika aku kembali pada jalan yang tidak tepat. Yang susah payah membangkitkan, menggugah dan membopongku tentu takkan aku sia-siakan.

Seseorang mendorongku, mengajariku segala yang aku tak pernah tahu. Seseorang mendorongku, menyapa di setiap pagiku dan menyentuhku dengan lembut oleh kasihnya. Seseorang mendorongku, menyelesaikan segalanya dengan pikiran yang tenang dan dengan kesungguhan serta kerja keras. Tidak boleh setengah-setengah. Percaya diri. Dan selalu berusaha dan optimis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s