Kutanami Ladang

Kosong. Ladang ini masih terasa luas. Tak kulihat sesuatu menghalangi mataku. Gatal terasa. Aku butuh sedikit duri, sedikit rumput liar, bahkan hama di ladang ini. Ini tampak hampa. Tanaman biasa yang tidak tumbuh subur, tak juga tumbuh layu.

Bagai langit tanpa bintang. Bagai siang tanpa awan. Bagaikan hidup tanpa teman. Sama terasa hampanya. Sama terasa kosongnya. Kadang Bulan bisa hadir, tapi tak akan sesetia bintang. Kadang hujan bisa hadir, tapi tak akan senyaman awan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s