Tak Lagi Yakinkan

Maaf aku mundur mengulur langkahku dari dekatmu. Takut kurasakan itu lagi. Maaf aku melepas erat sentuhan tangan itu. Takut kurasakan itu lagi.

Ya, aku masih yakin. Sangat yakin kamu berubah. Yakin bahwa dari awal hingga saat ini kita sama. Kamu sama. Rasa kita sama. Cinta kita sama. Rindu kita benar adanya. Tapi kuurung kataku. Aku mundur dari langkahku. Aku merasakan sakit itu lagi.

Kutatap itu. Ya ada cinta. Kutatap mata itu lagi. Ya ada cinta.

Baru dua hari. Aku masih canggung. Inginkan kita hanya teman. Inginkan kita saling merajut asa sebagai sahabat. Takut rasakan itu lagi. Tak lagi yakini takdir indah bersama.

Tak lagi yakinkan kamu. Setelah aku tatap ada dia dalam matamu. Setelah aku tatap kebohongan di matamu. Setelah aku tatap bahwa kamu hanya cukup berpaling kepadaku. Setelah aku tatap rasa yang bergejolak hanya padanya. Cukup. Aku tak lagi yakinkan rasamu. Takut rasakan itu lagi.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s