Curiga

Kadang aku malas memandang hari. Ternyata semua tak akan jauh berbeda. Tak ada warna dan hanya penuh dengan curiga. Penuh masalah yang aku tahu, itu menyusahkan. Bodoh, aku termakan rayuan setan lagi. Kini bukan positif thinking yang bisa aku lakukan, hanya penyesalan dan bosan dengan semua perlakuan. Aku hanya bisa curiga. Apa akan ada kisah baik setelah ini. Dan, apa hanya ada kecurigaan tentang hari buruk penuh kemurkaan.

Curiga. Dan hanya itu yang bisa aku lakukan. Padahal satu tahun penuh ini aku pendam segala yang ada. Aku tahan semua tentang kepedihan. Aku kubur semua kesakitan ketika aku duduk manis penuh harapan tentang kebahagiaan, padahal bosan dan kesal menunggu.

Curiga. Aku curiga tak lagi ada bahagia setelah suka. Tak ada tawa setelah tangis. Tak ada senyuman setelah kuhapus air mata. Oh Tuhan, aku benci perasaan ini.

Iklan

2 thoughts on “Curiga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s