Rasanya

Kadang rasanya hanya aku yang mau, dia tidak.
Kadang rasanya dia itu masih ingin kembali, ingin kembali ke masa lalu dia, hidup lagi dimana aku cuman aku, dia cuman dia! Kita tidak pernah jadi kita.
Kadang rasanya indah, tapi kadang ketika kutemukan sesuatu yang harusnya aku tanya, aku tidak yakin dia sadar bahwa aku tak pernah suka.
Dia itu masih hidup, hidup di kenangan dia!
Kadang dia bisa marah, tapi kadang aku selalu bisa jadi sangat marah jika saja dia tidak pernah tahu mana orang kesal atau bosan.

Iklan

2 thoughts on “Rasanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s