Mati Saja

Aku bahkan malas untuk bernafas setelah semua terjadi, aku alami.
Aku bahkan malas melangkah membuka segalanya setelah semua terjadi, aku alami.
Aku bahkan hanya ingat mati setelah semua terjadi, aku alami.

Mati saja. Kadang hanya itu yang aku pikirkan. Tak ingat lagi membuka lembaran tentang kebahagiaan. Tak ingat semua yang menyenangkan. Tak ingat bulan indah dan tanggal paling mendebarkan.

Mati saja. Kadang hanya itu yang aku pikirkan. Ketika aku hanya bisa berdoa mengingat kesakitan. Aku ingat penderitaan. Aku ingat rasa kesepian.

Mati saja. Aku hanya ingat itu. Aku hanya ingat Tuhanku. Aku hanya ingat caraku meminta kepada-Nya. Sungguh Tuhan, aku ingin mati saja.

Iklan

6 thoughts on “Mati Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s