Kamu dan Waktu

Aku butuh waktu, waktu yang kadang begitu lama dan aku tak tahu selama apakah itu. Aku butuh waktu, waktu untuk memikirkan sebenarnya kenapa aku selalu ingat waktu dan terpaku pada waktu. Aku butuh waktu, dan karena itulah aku takut kehilangan waktuku.

Aku butuh waktu, dan semua orang tahu itu. Terlebih kamu, aku yakin kamu tahu, aku butuh waktu, dan berikanlah itu padaku. Aku butuh waktu, aku bahkan lebih membutuhkan waktu itu daripada kehadiranmu.

Aku butuh waktu. Meski kujumpai ribuan manusia bersayap sekalipun, aku hanya butuh waktu. Entah untuk memikirkan hal sepele atau besar, yang aku tahu hanya aku butuh waktu. Aku butuh waktu memikirkan semuanya, sejelas dan sedalam mungkin itu.

Kadang rasanya aku tak ingin ada waktu, tepat ketika sentuhan itu mulai menyapa jiwa dan ragaku. Aku tak butuh waktu ketika yang aku rasakan hanya rindu padamu. Aku tak butuh untuk ungkapkan semua isi hatiku. Tapi aku selalu butuh waktu untuk berada dalam dekapmu. Itu sakitnya waktu.

Aku butuh waktu. Akupun membutuhkanmu. Jadilah, aku butuh waktu bersamaan denganmu. Hingga aku bisa habiskan waktu berdua dan tak lagi aku pikirkan habisnya, penyesalannya. Hanya kamu dan waktu.

Iklan

15 thoughts on “Kamu dan Waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s