Melihat

Satu tahun sudah, saya melihat berbagai karakter dan cara belajar siswa di kelas yang saya masuki.

Dengan satu pertemuan, sekitar dua-tiga jam pelajaran, saya melihat puluhan karakter dari puluhan siswa.

Ayok, saya ceritakan beberapa karakter dari siswa yang saya temui.

  1. Siswa perfeksionis. Saya melihat mereka yang selalu ingin terlihat sempurna. Di depan teman, maupun guru. Mereka cenderung cukup lamban dalam tugas ataupun mencatat. Karena ingin hasil tugasnya sempurna, atau catatannya rapih. Terkadang mereka cenderung sering diejek temannya, karena sifatnya yang ingin semua begitu sempurna. Sering juga, mereka menjadi orang terakhir di kelas yang mengumpulkan tugas. Dan sangat gelisah ketika mereka melakukan kesalahan.
  2. Siswa Peminta Maaf. Mereka sangat suka meminta maaf, menjaga ucapan, dan cenderung membungkukkan badannya ketika berbicara. Mereka mengungkapkan perasaannya dengan tersenyum, tidak lupa meminta maaf. Sangat gelisah apabila melakukan kesalahan.
  3. Siswa cari perhatian. Mereka melakukan banyak hal agar dilihat orang lain. Tidak hanya teman, termasuk guru, wah wah sampai kepala sekolah ataupun kepala yayasan. Hehehehe. Ya, mereka bersikap manja, selalu ingin menonjolkan dirinya, seolah-olah tidak mengerti atau ingin selalu dibantu orang lain. Mereka senang ber-acting dan bersikap berlebihan apabila merasakan sesuatu, contohnya merasa bersalah atau sakit.
  4. Siswa cerdas. Wah, saya lebih senang menyebut mereka cerdas. Karena pintar saja tidak cukup. Siswa-siswa cerdas ini pandai menempatkan diri. Mereka meminta maaf apabila salah, bertanya apabila tidak paham, tapi dengan cara yang tidak berlebihan. Mereka paham cara berkomunikasi dengan teman, ataupun guru. Tidak pernah menunjukkan, tapi semua pasti tahu kalau dia cerdas.
  5. Siswa hilang ingatan. Iya, bukan lupa nama dan tempat tinggal. Tapi mereka lupa siapa mereka sebenarnya, dan apa tugas mereka di sekolah. Mereka cenderung bangga menunjukkan bahwa mereka salah. Tidak takut akan aturan, hobi melanggar, pandai bersilat lidas, senang melupakan tugas, cemilannya alasan, dan matanya penuh dengan kepalsuan. Aduh, kalau yang ini sih saya sudah tidak anggap ada di kelas. Capek loh.
  6. Siswa cemburuan. Bukan hanya pacaran loh yang sering dicemburui, guru juga. Banyak siswa yang sangat cemburuan. Mereka tidak suka dibanding-bandingkan, atau menyebut orang lain, membanggakan orang lain. Mereka ingin semua mata hanya tertuju padanya. Seakan guru itu miliknya. Mereka akan sangat marah dan dengan lantang mengatakan kekecewaannya. Hahaha.

Masih banyak sih. Tapi nanti dilanjut ya. Hahaha

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s