Aku vs Dia (Part 3)

Ternyata aku belum berdamai dengan keadaan
Terkadang kesal dan menahan perasaan
Tak kusebut perasaan apa itu
Yang kutahu menggumpal dalam kepala
Panas menggerogoti jiwa raga
Marah yang tidak bisa lewat kata
Mungkin air penuh dalam mata
Tidak apa-apa
Semua menjadi cerita
Bahwa kita pernah bersama
Gak apa-apa aku yang setia
Meski kamu pernah lupa

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s