Kamu Segalanya

Jadikan aku rumah tempat kamu kembali dan berteduh
Jadikan aku rumah tempat paling indah dalam hidupmu
Jadikan aku rumah tempat kamu ungkapkan semua keluh kesah itu
Jadikan aku segalanya yang akan membuatmu sadar aku selalu ada untukmu

Kamu segalanya
Tak akan pernah aku biarkan rumah ini hancur
Tak akan pernah aku biarkan rasa ini menjadi lebur

Habis semua kataku untukmu

8839468-i-love-you-hd

Iklan

Kamu dan Waktu

Aku butuh waktu, waktu yang kadang begitu lama dan aku tak tahu selama apakah itu. Aku butuh waktu, waktu untuk memikirkan sebenarnya kenapa aku selalu ingat waktu dan terpaku pada waktu. Aku butuh waktu, dan karena itulah aku takut kehilangan waktuku.

Aku butuh waktu, dan semua orang tahu itu. Terlebih kamu, aku yakin kamu tahu, aku butuh waktu, dan berikanlah itu padaku. Aku butuh waktu, aku bahkan lebih membutuhkan waktu itu daripada kehadiranmu.

Aku butuh waktu. Meski kujumpai ribuan manusia bersayap sekalipun, aku hanya butuh waktu. Entah untuk memikirkan hal sepele atau besar, yang aku tahu hanya aku butuh waktu. Aku butuh waktu memikirkan semuanya, sejelas dan sedalam mungkin itu.

Kadang rasanya aku tak ingin ada waktu, tepat ketika sentuhan itu mulai menyapa jiwa dan ragaku. Aku tak butuh waktu ketika yang aku rasakan hanya rindu padamu. Aku tak butuh untuk ungkapkan semua isi hatiku. Tapi aku selalu butuh waktu untuk berada dalam dekapmu. Itu sakitnya waktu.

Aku butuh waktu. Akupun membutuhkanmu. Jadilah, aku butuh waktu bersamaan denganmu. Hingga aku bisa habiskan waktu berdua dan tak lagi aku pikirkan habisnya, penyesalannya. Hanya kamu dan waktu.

Kata Hilang

Hanya satu
Hanya kata  itu
Semua kalimat penyesalan serta pengakuan sudah tak berlaku
Sudah tak bersisa
Hanya satu
Hanya kata ituIya
Rindu

Padahal dekat
Aku hanya
Punya satu
Hanya kata itu
Iya
Mungkin cemburu
Tak ada kata lain
Hanya itu
Rindu
Dan iya
Sedikit cemburu

Pergi Lagi

aku mencintaimu, Tuhan
kau beri lagi aku satu cobaan
yang selalu menjadi mimpi paling buruk yang aku rasakan
yang selalu menjadi tangisan ketika kubayangkan

aku cinta engkau, Tuhan
terima kasih lagi lagi kau kuras air mataku
ketika lagi lagi kau ambil separuh doaku
ketika kau ambil sebuah kebahagiaan terbesarku

aku sungguh mencintaimu, Tuhan
dia kembali pergi
dia kembali kau ajak menjauhi
dia lagi lagi tak bisa aku miliki

aku cinta padamu, Tuhan
hanya padamu aku berdoa tentang hidupku dan dirinya
tentang harapku bersamanya
tentang rasa cinta dan rindu untuk dirinya

aku mencintaimu lebih dari apapun, Tuhan
ijinkanlah kau beri aku senyuman setelah ini
iya, aku ingin kau kembalikan ia padaku
iya, aku ingin kau kembalikan ia jadi milikku

aku jatuh, Tuhan
kau pinta aku semakin kuat
kau pinta aku menjadi semakin terangkat
tapi kau juga pinta aku tak bisa lagi menatap

aku menangis, Tuhan
inginkan Engkau beri aku celah harapan tanpa syarat
inginkan Engkau janjikan aku suka yang sungguh teramat
inginkan dia mencintaiku sampai aku terlelap

Sayap-sayap Tuhan

Kapan Tuhan beri aku sayap untuk terbang mendekat padamu
Kemudian membiarkanku menatapmu lebih lama
Kapan Tuhan beri aku sayap untuk terbang menuju tempat tinggalmu
Kemudian membiarkanku tinggal di pelukmu lebih lama

Sadar kini aku kehilangan arah
Tak ingat pernah Tuhan berikan sayapnya padaku beberapa waktu lama
Sadar kini aku kehilangan langkah
Tak ingat pernah Tuhan beriku sayap tentang menyimpan masa lalu

Mati Saja

Aku bahkan malas untuk bernafas setelah semua terjadi, aku alami.
Aku bahkan malas melangkah membuka segalanya setelah semua terjadi, aku alami.
Aku bahkan hanya ingat mati setelah semua terjadi, aku alami.

Mati saja. Kadang hanya itu yang aku pikirkan. Tak ingat lagi membuka lembaran tentang kebahagiaan. Tak ingat semua yang menyenangkan. Tak ingat bulan indah dan tanggal paling mendebarkan.

Mati saja. Kadang hanya itu yang aku pikirkan. Ketika aku hanya bisa berdoa mengingat kesakitan. Aku ingat penderitaan. Aku ingat rasa kesepian.

Mati saja. Aku hanya ingat itu. Aku hanya ingat Tuhanku. Aku hanya ingat caraku meminta kepada-Nya. Sungguh Tuhan, aku ingin mati saja.